Berita Baru

Berita Politik

Teknologi

Olahraga

Berita Politik

Kesehatan & Kecantikan

Selasa, 29 September 2026

Kasus Lapas Cibinong 2026: Kronologi Temuan Fasilitas Mewah dan Hasil Pemeriksaan

kasus Lapas Cibinong
Kasus Lapas Cibinong kembali menjadi perhatian publik pada September 2026 setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak dan menemukan sejumlah fasilitas yang disebut menyerupai hunian mewah di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Temuan tersebut kemudian memicu pemeriksaan internal oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta perhatian dari DPR RI. Sejumlah pejabat Lapas Cibinong dinonaktifkan untuk mendukung proses pemeriksaan, sementara puluhan warga binaan dan petugas turut dimintai keterangan.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa persoalan ini belum selesai. Hingga 28 September 2026, Ditjenpas masih melakukan investigasi dan pendalaman terhadap sejumlah temuan. Komisi XIII DPR RI juga menyatakan akan mengawal proses tersebut dan menjadwalkan kunjungan ke Lapas Cibinong pada 30 September 2026. Hasil pemeriksaan lengkap dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dijadwalkan disampaikan pada 1 Oktober 2026.

Kronologi Kasus Lapas Cibinong

Kasus ini bermula dari inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu, 23 September 2026.

Menurut keterangan Ombudsman, tim datang untuk melakukan pengawasan pelayanan publik di lapas. Tim membawa surat tugas, tetapi sempat mengalami penolakan ketika hendak masuk ke area blok sel warga binaan.

Karena mengalami hambatan tersebut, tim Ombudsman kemudian melakukan penelusuran di area lain di lingkungan lapas. Dari penelusuran itulah ditemukan sejumlah bangunan yang oleh Ombudsman disebut menyerupai rumah klaster atau hunian dengan fasilitas yang tidak lazim untuk lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Ombudsman menyebut menemukan lebih dari 10 bangunan serta sejumlah fasilitas seperti sofa, televisi, kulkas, meja makan, kasur, fasilitas kebugaran hingga area yang disebut sedang disiapkan sebagai simulator golf.

Tim Ombudsman juga menyatakan menemukan celah keamanan berupa akses keluar di belakang sejumlah bangunan yang disebut tidak terkunci dan terhubung dengan area luar lapas.

Apa yang Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong?

Temuan Ombudsman menjadi perhatian karena fasilitas yang terlihat di sejumlah bangunan tersebut dinilai berbeda dari gambaran umum hunian warga binaan di lembaga pemasyarakatan.

Dalam siaran persnya, Ombudsman menyebut terdapat bangunan yang terlihat seperti rumah atau homestay. Di dalam salah satu bangunan ditemukan ruang tamu, kamar, televisi, kulkas dan sejumlah fasilitas lainnya.

Ombudsman juga menyebut terdapat fasilitas kebugaran serta pembangunan area yang disebut sebagai simulator golf.

Selain fasilitas, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Ombudsman menyatakan menemukan akses keluar yang menurut mereka berpotensi menimbulkan kerentanan keamanan.

Namun, penting dicatat bahwa sejumlah temuan tersebut kemudian mendapatkan penjelasan berbeda dari Ditjenpas. Karena itu, publik perlu membedakan antara temuan awal Ombudsman dan hasil pemeriksaan internal pemerintah yang masih berlangsung.

Penjelasan Ditjenpas soal Bangunan yang Disebut Hunian Mewah

Dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI pada 28 September 2026, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyampaikan hasil pemeriksaan sementara tim investigasi.

Menurut Ditjenpas, bangunan yang terlihat seperti apartemen tersebut merupakan rumah dinas atau mes pegawai sebanyak 16 unit.

Dari jumlah tersebut, tiga unit tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara atau SIMAK BMN. Sementara 13 unit lainnya disebut belum tercatat dalam sistem tersebut dan berada di bantaran Sungai Ciliwung.

Ditjenpas menyatakan status administrasi, aset, dan pemanfaatan 13 bangunan tersebut masih dalam pendalaman.

Hal ini menjadi salah satu bagian penting dalam kasus Lapas Cibinong karena pemeriksaan tidak hanya berkaitan dengan siapa yang menggunakan bangunan, tetapi juga menyangkut status aset dan tata kelola fasilitas di lingkungan lapas.

Bagaimana dengan Sofa, TV, Kulkas dan Perabotan?

Ditjenpas juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah barang yang ditemukan di bangunan tersebut.

Menurut hasil pemeriksaan sementara yang disampaikan Mashudi, televisi, perabotan rumah tangga, sofa, springbed, serta kulkas yang berisi tiga botol wiski dan satu botol bir disebut sebagai barang pribadi milik Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban.

Temuan tersebut tetap menjadi bagian dari objek pemeriksaan karena keberadaan barang-barang tersebut berada dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan dan perlu dilihat berdasarkan aturan serta status penggunaannya.

Dengan demikian, keberadaan barang tidak otomatis berarti seluruh barang tersebut merupakan fasilitas yang diberikan kepada narapidana. Status kepemilikan dan penggunaannya menjadi bagian dari pemeriksaan.

Bagaimana dengan Foto Warga Binaan?

Salah satu benda yang juga menjadi sorotan adalah bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin.

Dalam penjelasan Ditjenpas, bingkai foto tersebut disebut sebagai barang hasil razia keamanan.

Artinya, menurut penjelasan sementara pemerintah, keberadaan benda tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa warga binaan yang namanya terdapat dalam foto tersebut mendapatkan fasilitas khusus. Penjelasan lebih lengkap tetap bergantung pada hasil pemeriksaan keseluruhan.

Penjelasan soal Bangunan dan Kontainer di Area SAE

Temuan lain yang menjadi sorotan adalah bangunan menyerupai penginapan dan kontainer yang berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi atau SAE.

Ditjenpas menjelaskan bahwa bangunan tersebut digunakan sebagai kantor operasional kegiatan penggemukan sapi dan wisma peristirahatan pegawai.

Menurut penjelasan Mashudi, kantor operasional tersebut dibangun menggunakan APBN 2016, sedangkan wisma pegawai dibangun menggunakan APBN 2017.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari proses klarifikasi untuk membedakan fungsi bangunan yang ditemukan Ombudsman dengan dugaan awal mengenai fasilitas khusus bagi warga binaan.

Polemik Simulator Golf di Lapas Cibinong

Salah satu temuan yang paling banyak mendapat perhatian publik adalah adanya area yang disebut sebagai simulator golf.

Ombudsman sebelumnya menyebut menemukan pembangunan simulator golf di lingkungan Lapas Cibinong.

Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara Ditjenpas, area tersebut disebut sedang disiapkan menjadi loker, bukan fasilitas simulator golf yang digunakan warga binaan.

Perbedaan keterangan ini menjadi salah satu poin yang perlu diklarifikasi lebih lanjut dalam pemeriksaan menyeluruh.

Bagaimana dengan Mobil di Area SAE?

Ombudsman juga menyoroti keberadaan beberapa kendaraan yang terlihat di sekitar area tersebut.

Dalam pemeriksaan internal, Ditjenpas menjelaskan bahwa lahan SAE yang diduga digunakan sebagai tempat parkir kendaraan merupakan area alternatif ketika tempat parkir utama penuh.

Dengan demikian, pemerintah memberikan penjelasan bahwa penggunaan lahan tersebut berkaitan dengan kebutuhan parkir, bukan secara otomatis menunjukkan adanya fasilitas khusus untuk warga binaan.

Ditjenpas Sebut Tidak Menemukan Jalur Tikus

Persoalan keamanan juga menjadi salah satu bagian penting dalam kasus ini.

Ombudsman sebelumnya menyatakan menemukan akses keluar yang dinilai menjadi celah keamanan.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan langsung, Ditjenpas menyatakan tim investigasi tidak menemukan adanya jalur tikus. Menurut penjelasan pemerintah, lokasi tersebut dikelilingi aliran Sungai Ciliwung.

Perbedaan temuan mengenai aspek keamanan inilah yang menjadi salah satu alasan kasus Lapas Cibinong masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan.

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan

Sebagai bagian dari proses pemeriksaan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan lima pejabat struktural di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Mereka termasuk Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto.

Selain Kalapas, pejabat lain yang dinonaktifkan adalah Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum yang membidangi barang milik negara.

Penonaktifan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung proses pemeriksaan dan bukan dengan sendirinya merupakan putusan mengenai kesalahan atau tanggung jawab hukum masing-masing pejabat.

Puluhan Warga Binaan Turut Diperiksa

Investigasi kasus Lapas Cibinong juga tidak hanya menyasar pejabat dan pegawai.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyampaikan bahwa Ditjenpas telah memeriksa 55 warga binaan.

Jumlah tersebut terdiri atas 21 warga binaan asimilasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi, 33 warga binaan perkara tindak pidana korupsi, serta satu warga binaan perkara pidana umum, yaitu mantan Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo.

Nama Ferdy Sambo kemudian ikut menjadi perhatian publik karena ia merupakan salah satu warga binaan yang berada di Lapas Cibinong.

Namun, pemeriksaan terhadap seseorang dalam rangka investigasi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa orang tersebut terbukti melakukan pelanggaran terkait fasilitas yang sedang diperiksa.

Dua Narapidana Kasus Timah Juga Dimintai Keterangan

Selain Ferdy Sambo, dua warga binaan perkara korupsi tata kelola timah, yaitu Ahmad Albani dan Hasan Tjhie, juga disebut diperiksa terkait temuan di area SAE.

Keterangan tersebut disampaikan Mashudi dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI pada 28 September 2026.

Pemeriksaan terhadap warga binaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengetahui siapa saja yang berada di lokasi, bagaimana fasilitas digunakan, serta apa hubungan warga binaan dengan area yang menjadi objek pemeriksaan.

Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Minggu

Selain fasilitas yang disebut mewah, Ombudsman juga menyampaikan adanya laporan dari keluarga warga binaan mengenai dugaan pungutan liar sebesar Rp150 ribu per minggu di Blok A.

Ombudsman menyebut laporan tersebut sebagai salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam pengawasan pelayanan publik di Lapas Cibinong.

Namun, dugaan pungutan tersebut masih merupakan laporan atau temuan yang perlu diverifikasi melalui pemeriksaan. Karena itu, belum tepat untuk menyimpulkan bahwa praktik tersebut terbukti dilakukan tanpa menunggu hasil pemeriksaan yang berwenang.

KPK Ikut Memantau Perkembangan Kasus

Kasus Lapas Cibinong juga mendapat perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa lembaganya terus memantau isu yang berkembang terkait Lapas Cibinong dan terbuka untuk berkoordinasi dengan Ombudsman RI serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

KPK juga menyoroti risiko transaksi apabila terdapat pemberian fasilitas atau kemudahan tertentu yang diperoleh melalui pembayaran atau pemberian sesuatu.

Pernyataan tersebut merupakan bentuk pemantauan dan kewaspadaan terhadap potensi risiko korupsi, bukan pengumuman bahwa tindak pidana korupsi di Lapas Cibinong telah terbukti.

DPR Minta Pemeriksaan Dilakukan Secara Menyeluruh

Kasus Lapas Cibinong kemudian dibahas dalam rapat Komisi XIII DPR RI bersama jajaran Ditjenpas.

Komisi XIII menyatakan akan mengawal proses pemeriksaan secara transparan dan akuntabel.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian DPR adalah adanya perbedaan antara temuan Ombudsman dengan hasil pemeriksaan sementara Ditjenpas.

Komisi XIII dijadwalkan melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong pada 30 September 2026. Kunjungan tersebut bertujuan menindaklanjuti perbedaan temuan di lapangan.

Sementara itu, hasil pemeriksaan lengkap dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dijadwalkan disampaikan pada 1 Oktober 2026.

Mengapa Kasus Lapas Cibinong Menjadi Sorotan?

Kasus ini menjadi perhatian bukan hanya karena adanya fasilitas yang disebut mewah, tetapi juga karena menyangkut persoalan tata kelola lembaga pemasyarakatan.

Ada beberapa aspek penting yang menjadi perhatian:

1. Tata kelola aset

Keberadaan 13 bangunan yang menurut Ditjenpas belum tercatat dalam SIMAK BMN menjadi bagian dari pemeriksaan administrasi dan status aset.

2. Penggunaan fasilitas

Pemerintah perlu memastikan setiap bangunan dan fasilitas di dalam area lapas memiliki fungsi yang jelas dan sesuai ketentuan.

3. Kesetaraan perlakuan bagi warga binaan

Lembaga pemasyarakatan harus memiliki aturan yang dapat diterapkan secara konsisten kepada seluruh warga binaan.

4. Keamanan

Setiap akses keluar-masuk di lingkungan lapas perlu diawasi karena berkaitan langsung dengan keamanan lembaga pemasyarakatan.

5. Pengawasan internal

Kasus ini juga menjadi momentum untuk melihat bagaimana pengawasan internal bekerja dan bagaimana laporan atau temuan dari lembaga pengawas eksternal ditindaklanjuti.

Temuan Ombudsman dan Penjelasan Ditjenpas Perlu Dibedakan

Salah satu hal penting dalam mengikuti berita kasus Lapas Cibinong adalah membedakan antara temuan awal Ombudsman dan hasil pemeriksaan Ditjenpas.

Ombudsman menyampaikan hasil inspeksi pada 23 September 2026 berdasarkan apa yang ditemukan timnya di lapangan. Sementara Ditjenpas kemudian melakukan pemeriksaan sendiri untuk mengklarifikasi bangunan, fasilitas, barang, dan aktivitas yang menjadi sorotan.

Hasil sementara Ditjenpas bahkan memberikan sejumlah penjelasan berbeda, misalnya mengenai fungsi bangunan, simulator golf, kendaraan, dan akses keamanan.

Karena investigasi belum selesai, kesimpulan akhir sebaiknya menunggu hasil pemeriksaan lengkap dari pihak yang berwenang.

Apa Tahap Selanjutnya dalam Kasus Lapas Cibinong?

Per 29 September 2026, proses pemeriksaan masih berjalan.

Komisi XIII DPR telah menyatakan akan melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong pada 30 September 2026 untuk menindaklanjuti perbedaan temuan antara Ombudsman dan Ditjenpas.

Selain itu, hasil pemeriksaan lengkap dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dijadwalkan disampaikan pada 1 Oktober 2026.

Dengan demikian, perkembangan kasus ini masih sangat mungkin berubah setelah pemeriksaan lapangan dan hasil investigasi lengkap diumumkan.

Kesimpulan

Kasus Lapas Cibinong 2026 bermula dari inspeksi mendadak Ombudsman RI pada 23 September 2026 yang menemukan sejumlah bangunan dan fasilitas yang dinilai perlu diperiksa lebih lanjut.

Ombudsman menyebut menemukan bangunan menyerupai hunian, fasilitas seperti sofa, televisi, kulkas, tempat tidur, fasilitas kebugaran dan area yang disebut sebagai simulator golf. Ombudsman juga menyoroti persoalan keamanan serta laporan dugaan pungutan di lingkungan lapas.

Di sisi lain, Ditjenpas memberikan sejumlah klarifikasi. Pemerintah menyebut bangunan tersebut merupakan rumah dinas atau mes pegawai, sementara beberapa fasilitas yang menjadi sorotan memiliki penjelasan terkait barang pribadi, kegiatan operasional, wisma pegawai, loker, maupun kebutuhan parkir. Pemeriksaan terhadap status aset dan penggunaannya masih berlangsung.

Lima pejabat struktural Lapas Cibinong telah dinonaktifkan untuk mendukung proses pemeriksaan. Puluhan warga binaan juga telah diperiksa, termasuk Ferdy Sambo dan sejumlah warga binaan perkara korupsi.

Perkembangan berikutnya akan sangat bergantung pada hasil investigasi lengkap. Komisi XIII DPR dijadwalkan mengunjungi Lapas Cibinong pada 30 September 2026, sedangkan hasil pemeriksaan lengkap Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dijadwalkan disampaikan pada 1 Oktober 2026.

Karena proses pemeriksaan masih berjalan, masyarakat sebaiknya mengikuti informasi dari Ombudsman RI, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, DPR RI, serta sumber berita yang kredibel sebelum menarik kesimpulan mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Selasa, 22 September 2026

iPhone Terbaru 2026 Resmi Meluncur: iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo

Teknologi iPhone Terbaru 2026: Spesifikasi, Kamera, AI, Baterai hingga iPhone Lipat Duo


TEKNOLOGI – Apple kembali membawa perubahan besar pada lini iPhone melalui sejumlah produk terbaru yang diperkenalkan pada September 2026. Tidak hanya menghadirkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Apple juga memperkenalkan iPhone Duo, perangkat lipat pertama dalam sejarah iPhone.

Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi iPhone kini tidak hanya berfokus pada peningkatan kamera dan performa. Apple juga membawa teknologi baru pada layar, kecerdasan buatan, sistem pendinginan, konektivitas, baterai, serta desain perangkat.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkenalkan Apple pada 9 September 2026 dan mulai tersedia di sejumlah pasar pada 18 September 2026. Sementara itu, iPhone Duo dijadwalkan memasuki tahap pre-order pada 16 Oktober 2026 dan mulai tersedia pada 23 Oktober 2026 di negara-negara gelombang pertama.

iPhone Terbaru 2026 Membawa Perubahan Besar

Jika beberapa generasi sebelumnya lebih banyak berfokus pada peningkatan spesifikasi, generasi terbaru Apple membawa sejumlah teknologi yang lebih terlihat dalam penggunaan sehari-hari.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menggunakan chip A20 Pro, sistem kamera utama 48 MP dengan aperture variabel, sistem pendinginan vapor chamber generasi baru, serta iOS 27 dengan Apple Intelligence dan Siri AI.

Sementara itu, iPhone Duo hadir dengan konsep yang berbeda. Perangkat tersebut dapat dibuka menjadi sebuah layar berukuran 7,6 inci dan menggunakan layar luar 5,4 inci ketika dalam kondisi tertutup.

Dengan demikian, Apple kini tidak hanya menawarkan smartphone konvensional, tetapi juga memasuki kategori smartphone lipat.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menjadi bagian utama dari jajaran iPhone terbaru Apple pada 2026.

Keduanya dirancang dengan fokus pada empat area utama, yaitu kamera, performa, daya tahan baterai, dan kecerdasan buatan.

Apple menggunakan chip A20 Pro yang dibuat menggunakan teknologi proses 2 nanometer. Chip ini memiliki CPU 6-core, GPU 7-core, serta Dual 16-core Neural Engine untuk mendukung pemrosesan AI dan berbagai tugas komputasi di perangkat.

Teknologi Chip A20 Pro

Salah satu teknologi penting pada iPhone 18 Pro adalah chip A20 Pro.

Menurut Apple, A20 Pro menggunakan proses manufaktur 2 nanometer dan memiliki bandwidth memori 50 persen lebih tinggi dibandingkan A19 Pro. GPU 7-core pada chip tersebut diklaim dapat memberikan peningkatan performa grafis hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

A20 Pro juga memiliki Neural Engine dengan konfigurasi Dual 16-core. Sistem tersebut dirancang untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan langsung pada perangkat.

Teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari fotografi komputasional, fitur Apple Intelligence, pemrosesan bahasa, hingga aplikasi dan permainan dengan kebutuhan grafis tinggi.

Kamera iPhone 18 Pro Menggunakan Aperture Variabel

Salah satu perubahan yang paling menarik pada iPhone 18 Pro adalah kamera utama 48MP Fusion yang kini menggunakan teknologi variable aperture.

Teknologi aperture variabel memungkinkan kamera mengatur bukaan lensa untuk menyesuaikan jumlah cahaya dan kedalaman bidang.

Apple menggunakan mekanisme dengan enam bilah yang dapat bergerak untuk mengubah aperture secara otomatis maupun manual.

Pada kondisi minim cahaya, kamera dapat membuka aperture hingga sekitar f/1.48 untuk membantu menangkap lebih banyak cahaya. Untuk mendapatkan kedalaman bidang yang lebih luas, aperture dapat dipersempit hingga f/4.

Fitur tersebut memberikan lebih banyak kendali kepada pengguna, terutama fotografer dan kreator konten yang ingin mendapatkan karakter gambar tertentu tanpa harus menggunakan kamera profesional.

Kontrol Kamera yang Lebih Lengkap

Apple juga menghadirkan fitur Pro Controls pada aplikasi kamera.

Pengguna dapat mengatur sejumlah parameter seperti aperture, shutter speed, white balance, dan melihat histogram untuk membantu mengontrol eksposur.

Kehadiran pengaturan tersebut membuat aplikasi kamera bawaan iPhone semakin mendekati pengalaman kamera profesional.

Kemampuan Video iPhone 18 Pro

Selain foto, kemampuan video juga menjadi perhatian Apple.

iPhone 18 Pro mendukung berbagai fitur video tingkat lanjut. Apple juga meningkatkan kemampuan Cinematic Effects sehingga pengguna dapat menerapkan efek sinematik setelah proses pengambilan video.

Fitur Time-lapse juga dapat digunakan untuk merekam video 4K dengan Dolby Vision HDR.

Dengan kemampuan tersebut, iPhone 18 Pro dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan produksi konten, mulai dari video media sosial, dokumentasi perjalanan, hingga produksi video yang membutuhkan kontrol kamera lebih luas.

Dynamic Island Mendapat Pembaruan

Apple juga memperbarui Dynamic Island pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Desain Dynamic Island dibuat lebih kecil sekaligus lebih fungsional. Salah satu pembaruannya adalah kemampuan menampilkan hingga tiga Live Activities secara bersamaan.

Fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi secara langsung tanpa harus membuka aplikasi secara penuh.

Dynamic Island tetap terintegrasi dengan Face ID untuk membuka perangkat, melakukan autentikasi pembelian, serta proses keamanan lainnya.

Baterai iPhone 18 Pro dan Pro Max

Daya tahan baterai menjadi salah satu bagian yang mendapatkan peningkatan pada generasi iPhone terbaru.

Apple menyebut model iPhone 18 Pro dengan konfigurasi eSIM-only dapat mencapai hingga 36 jam pemutaran video, sementara iPhone 18 Pro Max dapat mencapai hingga 45 jam pemutaran video.

iPhone 18 Pro juga mendukung pengisian daya hingga 50 persen dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan metode pengisian kabel yang sesuai. Pengisian nirkabel dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 30 menit.

Apple juga menyebut iPhone 18 Pro Max mendapatkan peningkatan daya tahan baterai terbesar yang pernah diberikan pada iPhone.

Sistem Pendinginan Vapor Chamber Generasi Baru

Performa tinggi biasanya menghasilkan panas lebih besar. Karena itu Apple memperbarui sistem thermal management pada iPhone 18 Pro.

Perangkat tersebut menggunakan vapor chamber generasi baru yang memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya pada iPhone 17 Pro.

Sistem tersebut dirancang untuk membantu membuang panas ketika perangkat digunakan untuk aktivitas berat.

Dalam penggunaan seperti bermain game, merekam video dalam waktu lama, melakukan pengeditan video, atau menjalankan pemrosesan AI, pengelolaan suhu menjadi bagian penting agar performa perangkat dapat dipertahankan.

iOS 27 dan Siri AI

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hadir dengan iOS 27.

Salah satu perhatian terbesar pada sistem operasi tersebut adalah pengembangan Apple Intelligence dan Siri AI.

Siri AI dirancang sebagai versi Siri yang lebih personal, lebih mampu memahami percakapan, serta dapat bekerja dengan konteks pengguna.

Pemrosesan kecerdasan buatan juga dirancang dengan perhatian terhadap privasi melalui pemrosesan di perangkat dan teknologi Private Cloud Compute untuk kebutuhan tertentu.

iPhone Duo: iPhone Lipat Pertama Apple

Selain iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Apple membuat kejutan besar dengan memperkenalkan iPhone Duo.

iPhone Duo merupakan iPhone pertama Apple yang menggunakan desain layar lipat.

Saat ditutup, perangkat memiliki layar luar berukuran 5,4 inci. Ketika dibuka, perangkat menghadirkan layar dalam berukuran 7,6 inci.

Konsep tersebut memungkinkan pengguna memperoleh area layar yang jauh lebih besar ketika membutuhkan aktivitas seperti membaca, menonton video, bermain game, bekerja, atau menjalankan beberapa aplikasi.

Layar 7,6 Inci pada iPhone Duo

Layar dalam iPhone Duo berukuran 7,6 inci dan menggunakan teknologi Super Retina XDR.

Apple menggunakan lapisan nano-texture khusus yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dan mengurangi tampilan lipatan pada layar.

Layar tersebut juga mendukung ProMotion, Always-On display, serta tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nits.

Ketika perangkat ditutup, layar luar 5,4 inci tetap dapat digunakan seperti smartphone biasa.

Desain tersebut memberikan dua cara penggunaan dalam satu perangkat.

Performa iPhone Duo Menggunakan A20 Pro

Menariknya, iPhone Duo juga menggunakan chip A20 Pro yang sama dengan iPhone 18 Pro.

Apple menyebut iPhone Duo dapat memberikan hingga 35 persen peningkatan performa berkelanjutan dibandingkan iPhone 17 Pro.

Chip tersebut dipadukan dengan sistem pendinginan vapor chamber untuk membantu menjaga performa ketika perangkat digunakan dalam aktivitas berat.

A20 Pro pada iPhone Duo memiliki CPU 6-core, GPU 7-core, serta Dual 16-core Neural Engine.

Kamera iPhone Duo

Walaupun mengutamakan desain lipat, Apple tetap memberikan sistem kamera dengan resolusi tinggi pada iPhone Duo.

Perangkat ini memiliki sistem kamera belakang 48MP Dual Fusion.

Kamera utama 48 MP juga mendukung optical-quality 2x Telephoto, sedangkan kamera Ultra Wide memiliki resolusi 48 MP.

Kamera tersebut mendukung berbagai fitur fotografi komputasional seperti Night mode, Deep Fusion, Smart HDR, Photographic Styles, serta macro photography.

iPhone Duo untuk Multitasking

Salah satu alasan utama perangkat layar lipat menarik perhatian adalah kemampuan multitasking.

Dengan layar 7,6 inci, pengguna mendapatkan ruang yang lebih luas untuk membuka aplikasi, membaca dokumen, melihat video, mengedit konten, atau menjalankan beberapa aktivitas secara bersamaan.

Apple juga mendesain iOS 27 agar dapat beradaptasi dengan bentuk perangkat lipat tersebut.

Ketika perangkat dibuka atau ditutup, tampilan aplikasi dapat menyesuaikan dengan kondisi layar.

Apple Pencil untuk iPhone Duo

Apple juga menyatakan bahwa iPhone Duo akan mendukung Apple Pencil dengan USB-C pada akhir 2026.

Dukungan tersebut membuka kemungkinan baru bagi pengguna yang ingin menggunakan perangkat untuk membuat catatan, menggambar, menandai dokumen, atau melakukan pekerjaan kreatif.

Desain dan Warna iPhone Duo

iPhone Duo tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Star White dan Night Sky.

Apple merancang engsel dengan sistem presisi agar perangkat dapat dibuka dan ditutup dengan gerakan yang halus.

Ketika dibuka, Apple menyebut iPhone Duo sebagai iPhone paling tipis yang pernah dibuat.

Harga iPhone Duo

Untuk pasar Amerika Serikat, Apple menetapkan harga awal iPhone Duo sebesar US$1.999 untuk kapasitas 256 GB.

Apple menyediakan pilihan kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB.

Harga tersebut merupakan harga resmi untuk pasar Amerika Serikat dan belum dapat dijadikan patokan harga Indonesia karena pajak, distribusi, regulasi, dan kebijakan harga setiap negara dapat berbeda.

Apple juga telah mengumumkan bahwa Indonesia belum termasuk dalam daftar negara gelombang pertama untuk peluncuran iPhone Duo yang diumumkan pada September 2026.

Kapan iPhone Duo Mulai Dijual?

Apple menjadwalkan pre-order iPhone Duo mulai 16 Oktober 2026.

Penjualan dan ketersediaan perdana dimulai pada 23 Oktober 2026 di negara dan wilayah gelombang pertama.

Apple kemudian menjadwalkan ketersediaan di sejumlah wilayah lainnya pada 30 Oktober 2026.

Untuk konsumen Indonesia, jadwal penjualan resmi dan harga resmi perlu menunggu pengumuman Apple untuk pasar Indonesia.

Perbandingan Teknologi iPhone Terbaru 2026

Fitur iPhone 18 Pro iPhone 18 Pro Max iPhone Duo
Chip A20 Pro A20 Pro A20 Pro
Desain Smartphone Smartphone Layar lipat
Layar utama Super Retina XDR Super Retina XDR 7,6 inci saat dibuka
Layar luar - - 5,4 inci
Kamera utama 48MP Fusion 48MP Fusion 48MP Fusion
Aperture variabel Ya Ya Tidak
Apple Intelligence Ya Ya Ya
Siri AI Ya Ya Ya

Perubahan Teknologi iPhone dari Generasi Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, perkembangan iPhone terbaru 2026 terlihat pada beberapa bagian penting.

  • Chip: A20 Pro dengan proses 2 nanometer.
  • Kamera: kamera utama 48 MP dengan aperture variabel pada model Pro.
  • AI: pengembangan Apple Intelligence dan Siri AI.
  • Pendinginan: vapor chamber generasi baru.
  • Baterai: peningkatan daya tahan terutama pada model Pro Max.
  • Dynamic Island: desain dan kemampuan Live Activities diperbarui.
  • Desain: Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai perangkat lipat pertama.

Apakah iPhone Terbaru Cocok untuk Kreator Konten?

iPhone 18 Pro membawa sejumlah fitur yang secara khusus menarik bagi fotografer dan kreator video.

Kamera 48 MP dengan aperture variabel memberikan kontrol lebih luas terhadap pencahayaan dan kedalaman bidang. Sementara itu, kontrol kamera Pro memberikan akses yang lebih mudah terhadap pengaturan seperti shutter speed, aperture, white balance, dan histogram.

Kemampuan video dan pemrosesan A20 Pro juga membuat perangkat ini cocok untuk berbagai aktivitas pembuatan konten.

Namun, kebutuhan setiap pengguna berbeda. Pengguna yang hanya membutuhkan smartphone untuk komunikasi, media sosial, dan aktivitas sehari-hari mungkin tidak memerlukan seluruh kemampuan kamera profesional tersebut.

iPhone Duo untuk Siapa?

iPhone Duo membawa konsep yang berbeda dari iPhone konvensional.

Perangkat ini lebih menonjolkan luas layar dan fleksibilitas penggunaan. Ketika tertutup, pengguna dapat menggunakannya seperti smartphone biasa. Ketika dibuka, layar 7,6 inci menyediakan area yang lebih besar untuk multitasking dan konsumsi konten.

Konsep tersebut dapat menarik perhatian pengguna yang menginginkan satu perangkat untuk kebutuhan smartphone sekaligus aktivitas yang membutuhkan layar lebih luas.

Kesimpulan

Teknologi iPhone terbaru 2026 menunjukkan arah baru Apple dalam mengembangkan perangkat smartphone.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max membawa peningkatan pada kamera, chip A20 Pro, sistem pendinginan, baterai, Dynamic Island, Apple Intelligence, dan Siri AI.

Di sisi lain, iPhone Duo menjadi inovasi yang lebih besar karena merupakan iPhone lipat pertama Apple. Perangkat tersebut menawarkan layar 7,6 inci ketika dibuka dan layar 5,4 inci ketika ditutup.

Kehadiran iPhone Duo juga menandai masuknya Apple ke kategori smartphone lipat, sekaligus memperluas pilihan desain dalam ekosistem iPhone.

Bagi masyarakat Indonesia yang tertarik dengan iPhone terbaru, informasi mengenai harga dan ketersediaan resmi di Indonesia perlu menunggu pengumuman Apple untuk pasar lokal. Harga Amerika Serikat maupun harga dari negara lain tidak dapat langsung dianggap sebagai harga resmi Indonesia.

Perkembangan iPhone terbaru ini memperlihatkan bahwa persaingan smartphone tidak lagi hanya mengenai spesifikasi hardware, tetapi juga bagaimana perangkat menggabungkan kecerdasan buatan, kamera, software, desain, baterai, dan pengalaman pengguna dalam satu ekosistem.


Catatan: Artikel ini diperbarui berdasarkan informasi resmi Apple dan perkembangan yang tersedia hingga September 2026. Spesifikasi, ketersediaan, harga, dan fitur tertentu dapat berbeda berdasarkan negara atau wilayah.

Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan Baru Indonesia 2026: Pendidikan, Karier, dan Tantangan APBN

JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia kembali menjadi perhatian publik pada September 2026. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Prof. Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Senin, 14 September 2026.

Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan dipercaya memimpin Kementerian Keuangan untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026.

Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia 2026

Suahasil Nazara resmi menjabat Menteri Keuangan Republik Indonesia pada September 2026.

Suahasil Nazara Resmi Menjadi Menteri Keuangan

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, pada 14 September 2026. Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden.

Penunjukan Suahasil menjadi perhatian karena ia bukan orang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama beberapa tahun.

Pengalaman panjang tersebut membuat Suahasil telah memahami secara langsung berbagai persoalan kebijakan fiskal, penerimaan negara, belanja negara, pembiayaan APBN, hingga koordinasi kebijakan ekonomi pemerintah.

Profil Singkat Suahasil Nazara

Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia dikenal sebagai ekonom dan akademisi yang memiliki perjalanan panjang di bidang kebijakan publik dan keuangan negara.

Sebelum masuk lebih jauh ke pemerintahan, Suahasil berkarier sebagai akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di pemerintahan, termasuk di Kementerian Keuangan.

Riwayat pendidikannya juga cukup kuat. Suahasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science pada 1997.

Pendidikan akademiknya kemudian dilanjutkan hingga jenjang doktor. Pada 2003, Suahasil memperoleh gelar Doctor of Philosophy atau PhD dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

Riwayat Pendidikan Suahasil Nazara

  • Sarjana Ekonomi: Universitas Indonesia, 1994.
  • Master of Science: Cornell University, Amerika Serikat, 1997.
  • Doctor of Philosophy: University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, 2003.

Latar belakang akademik tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Suahasil sebagai ekonom dan pejabat pemerintah. Ia juga dikenal sebagai Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia.

Perjalanan Karier Suahasil Nazara

Karier Suahasil Nazara di bidang akademik dimulai sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada 1999. Dalam perjalanan kariernya di UI, ia pernah menduduki sejumlah posisi akademik.

Suahasil kemudian semakin aktif dalam bidang kebijakan ekonomi dan pemerintahan. Ia pernah menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K pada Kantor Wakil Presiden.

Ia juga pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional. Pengalaman tersebut memperluas keterlibatannya dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional.

Di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Setelah itu, pada 2019 ia diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Jabatan sebagai Wakil Menteri Keuangan dijalaninya dalam periode pemerintahan sebelumnya dan kemudian berlanjut pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari Wakil Menteri Menjadi Menteri Keuangan

Pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan menuju posisi Menteri Keuangan.

Selama berada di Kementerian Keuangan, ia terlibat dalam berbagai pembahasan terkait kebijakan fiskal, APBN, penerimaan negara, belanja negara, serta strategi pemerintah menghadapi perubahan ekonomi global.

Dengan pengalaman tersebut, Suahasil memasuki posisi Menteri Keuangan ketika pemerintah sedang menghadapi kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesehatan APBN, penerimaan negara, dan pembiayaan pembangunan.

Tugas Besar Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Sebagai Menteri Keuangan, Suahasil memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan keuangan negara. Kementerian Keuangan mempunyai peran penting dalam menyusun dan menjalankan kebijakan fiskal serta mengelola APBN.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain penerimaan negara, pengelolaan belanja, pembiayaan anggaran, perpajakan, kepabeanan dan cukai, pengelolaan aset negara, serta menjaga kredibilitas fiskal.

1. Menjaga Kesehatan APBN

APBN merupakan instrumen utama pemerintah untuk membiayai berbagai program negara. Karena itu, menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja menjadi salah satu tugas penting Menteri Keuangan.

Dalam perkembangan terbaru, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa sampai akhir Agustus 2026 pendapatan negara mencapai sekitar Rp2.055,6 triliun, atau sekitar 65 persen dari target. Sementara itu, belanja negara berada di sekitar Rp2.295 triliun.

Dengan kondisi tersebut, defisit APBN hingga akhir Agustus 2026 tercatat sekitar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB.

2. Menjaga Penerimaan Negara

Penerimaan negara menjadi salah satu fondasi penting dalam pembiayaan program pemerintah. Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP menjadi sumber utama pendapatan negara.

Dalam menghadapi perubahan ekonomi dan perkembangan ekonomi digital, pemerintah juga perlu terus menyesuaikan sistem perpajakan agar mampu mengikuti perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

3. Mengelola Pembiayaan APBN

Pembiayaan menjadi bagian penting dalam pengelolaan APBN, terutama ketika belanja negara lebih besar dibandingkan pendapatan.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi pembiayaan utang neto pemerintah hingga 31 Agustus 2026 mencapai sekitar Rp506 triliun. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan realisasi tersebut masih sesuai dengan rencana APBN.

4. Menjaga Stabilitas Fiskal

Ketidakpastian ekonomi global menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan fiskal. Perubahan harga komoditas, kondisi pasar keuangan internasional, nilai tukar, suku bunga, serta perkembangan ekonomi global dapat memengaruhi kondisi APBN.

Karena itu, kebijakan fiskal perlu disusun dengan mempertimbangkan berbagai risiko yang dapat muncul.

Suahasil Nazara dan APBN 2026

Salah satu perhatian utama setelah pergantian Menteri Keuangan adalah keberlanjutan pengelolaan APBN 2026.

Dalam konferensi pers APBN KiTA pada September 2026, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kinerja APBN hingga akhir Agustus masih berjalan sesuai arah yang telah direncanakan.

Menurut data Kementerian Keuangan, keseimbangan primer tetap positif, sementara defisit APBN berada pada level yang masih terkendali.

Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas pengelolaan fiskal sekaligus memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan program pembangunan dan perlindungan masyarakat.

Tantangan Menteri Keuangan Baru pada 2026

Posisi Menteri Keuangan bukan hanya berkaitan dengan pengelolaan angka APBN. Kebijakan fiskal memiliki dampak luas terhadap masyarakat, dunia usaha, investasi, pembangunan daerah, dan berbagai program pemerintah.

Karena itu, terdapat sejumlah tantangan yang harus diperhatikan Suahasil Nazara dalam menjalankan tugasnya.

Ketidakpastian Ekonomi Global

Perubahan ekonomi global dapat memberikan pengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Pergerakan harga energi dan komoditas, kondisi pasar keuangan, nilai tukar rupiah, serta perkembangan perdagangan internasional merupakan sejumlah faktor yang perlu terus dipantau.

Optimalisasi Penerimaan Negara

Peningkatan penerimaan negara perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi masyarakat dan dunia usaha. Modernisasi administrasi perpajakan serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari perkembangan sistem penerimaan negara.

Efisiensi Belanja Pemerintah

Di sisi belanja, pemerintah perlu memastikan anggaran digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Efisiensi belanja menjadi semakin penting ketika kebutuhan pembangunan semakin besar sementara ruang fiskal harus tetap dijaga.

Menjaga Kepercayaan terhadap Kebijakan Fiskal

Kredibilitas kebijakan fiskal juga menjadi perhatian penting. Konsistensi kebijakan, transparansi pengelolaan anggaran, dan komunikasi pemerintah menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat maupun pelaku ekonomi.

Suahasil Nazara dan RAPBN 2027

Selain menyelesaikan pelaksanaan APBN 2026, Menteri Keuangan juga harus terlibat dalam pembahasan dan penyusunan anggaran untuk tahun berikutnya.

Pada September 2026, pembahasan RAPBN 2027 menjadi salah satu agenda penting pemerintah bersama DPR RI. Masukan dari berbagai pihak, termasuk DPD RI, menjadi bahan dalam pembahasan anggaran negara.

Hal tersebut menunjukkan bahwa tugas Menteri Keuangan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan anggaran yang sedang berjalan, tetapi juga perencanaan fiskal untuk tahun-tahun berikutnya.

Peran Menteri Keuangan bagi Masyarakat

Menteri Keuangan sering kali dikenal melalui angka-angka APBN, pajak, utang, atau defisit. Namun, kebijakan tersebut pada akhirnya berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Anggaran negara digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, subsidi, hingga berbagai program pemerintah lainnya.

Karena itu, kebijakan Menteri Keuangan dapat memiliki dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Profil Suahasil Nazara dalam Ringkasan

Nama Suahasil Nazara
Tempat, tanggal lahir Jakarta, 23 November 1970
Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Mulai menjabat 14 September 2026
Pendidikan S1 Universitas Indonesia
Pendidikan S2 Cornell University, Amerika Serikat
Pendidikan S3 University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat
Jabatan sebelumnya Wakil Menteri Keuangan

Kesimpulan

Suahasil Nazara kini memegang posisi penting sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia setelah resmi dilantik pada 14 September 2026. Pengalaman panjangnya sebagai ekonom, akademisi, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, dan Wakil Menteri Keuangan menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum menduduki posisi tersebut.

Tugas Suahasil sebagai Menteri Keuangan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari menjaga kesehatan APBN, meningkatkan kualitas penerimaan dan belanja negara, mengelola pembiayaan, hingga menghadapi dinamika ekonomi global.

Perkembangan kebijakan fiskal dan kinerja APBN pada masa kepemimpinan Suahasil Nazara akan menjadi salah satu hal yang terus diperhatikan masyarakat, dunia usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi Indonesia.

Catatan:
Artikel ini disusun berdasarkan informasi publik dan perkembangan resmi yang tersedia hingga September 2026. Data APBN dapat berubah mengikuti laporan pemerintah dan perkembangan ekonomi terbaru.

Sumber Informasi

Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Sekretariat Presiden Republik Indonesia, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, dan sumber resmi terkait lainnya.

Jumat, 18 September 2026

RUU Pemilu Mulai Masuk Tahap Pembahasan, Ambang Batas Parlemen Jadi Sorotan


JAKARTA — Pembahasan mengenai perubahan aturan Pemilu kembali menjadi salah satu agenda politik yang diperhatikan publik pada September 2026. DPR menyatakan pembahasan RUU Pemilu masih berada pada tahap awal, sementara isu ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi salah satu materi yang banyak dibicarakan oleh partai politik.

Komisi II DPR pada 18 September 2026 disebut telah memperoleh izin pimpinan DPR untuk membentuk Panitia Kerja RUU Pemilu. Target pembentukan Panja tersebut berada dalam rentang satu hingga dua pekan. Tahapan ini penting karena pembahasan aturan pemilu membutuhkan proses legislasi yang melibatkan fraksi, pemerintah, dan masukan publik.

Di tengah proses tersebut, muncul beragam pandangan mengenai besaran ambang batas parlemen. Sejumlah partai menyampaikan angka yang berbeda. Golkar dan sejumlah tokoh politik menyebut angka 5 persen sebagai salah satu opsi, sedangkan PAN menyatakan keberatan apabila ambang batas dinaikkan lebih dari 4 persen. Perbedaan sikap tersebut menunjukkan bahwa angka parliamentary threshold masih menjadi bagian dari perdebatan politik dan belum merupakan keputusan final.

Perdebatan mengenai ambang batas parlemen berkaitan dengan cara suara pemilih diterjemahkan menjadi kursi DPR. Angka yang lebih tinggi dapat membuat partai yang memperoleh suara di bawah batas tidak mendapatkan kursi melalui mekanisme tersebut, sedangkan angka yang lebih rendah dapat membuka peluang representasi bagi lebih banyak partai.

Karena proses pembahasan masih berjalan, publik perlu membedakan antara usulan partai, pernyataan anggota DPR, dan ketentuan yang sudah disahkan. RUU belum dapat diperlakukan sebagai aturan yang berlaku sebelum seluruh tahapan legislasi selesai.

Rabu, 16 September 2026

Purbaya Mendadak Dicopot, 350 Pejabat Kemenkeu dan Pergantian Suahasil Jadi Sorotan

JAKARTA — Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara mendadak pada Senin, 14 September 2026, mengejutkan publik. Baru sekitar setahun memegang kendali Kementerian Keuangan, Purbaya dicopot Presiden Prabowo Subianto dan digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Pergantian itu terjadi ketika Purbaya masih menjalankan agenda resmi membahas RAPBN 2027 bersama DPD RI. Sehari setelahnya, Purbaya mengungkap bahwa perombakan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi salah satu hal yang berkaitan dengan pencopotannya.

Di tengah munculnya berbagai laporan mengenai dinamika internal Kementerian Keuangan, pemerintah belum menyampaikan satu penjelasan resmi yang merangkum seluruh faktor di balik pergantian tersebut.

Purbaya Dicopot Saat Sedang Membahas RAPBN 2027

Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara, Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, Kementerian Keuangan, Reshuffle Kabinet, APBN, RAPBN 2027, Ekonomi Indonesia, Berita Nasional
Purbaya Mendadak Dicopot, 350 Pejabat Kemenkeu dan Pergantian Suahasil Jadi Sorotan

Pergantian Purbaya menjadi perhatian karena berlangsung sangat cepat.

Pada Senin, 14 September 2026, Purbaya masih menghadiri agenda pembahasan RAPBN 2027 bersama Komite IV DPD RI. Agenda tersebut kemudian ditinggalkannya setelah mendapat informasi mengenai perubahan posisi Menteri Keuangan.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru.

Dengan pelantikan tersebut, Suahasil mengambil alih posisi yang sebelumnya dipegang Purbaya sejak September 2025.

Momen pergantian tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika pembahasan anggaran negara untuk tahun berikutnya masih berlangsung.

Purbaya Ungkap Rombak Pejabat Kemenkeu Ikut Berkaitan

Sehari setelah pencopotan, Purbaya memberikan keterangan yang kembali membuat publik bertanya-tanya.

Ia mengakui bahwa perombakan pejabat Kementerian Keuangan yang dilakukannya beberapa hari sebelum pencopotan memang menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan pergantian dirinya.

“Sebagian ada,” kata Purbaya ketika ditanya apakah perombakan pejabat menjadi alasan pencopotannya.

Perombakan tersebut dilakukan pada 10 September 2026 dan mencakup sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Purbaya sendiri menyatakan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden dan ia menerima keputusan tersebut.

Pernyataan ini penting karena menjadi salah satu keterangan langsung dari Purbaya mengenai apa yang terjadi menjelang pencopotannya.

Ada Polemik di Balik Perombakan Pejabat?

Perombakan pejabat Kementerian Keuangan kemudian menjadi bagian penting dalam pemberitaan mengenai pergantian Purbaya.

Reuters melaporkan adanya ketegangan terkait perubahan personel, terutama di lingkungan pajak serta bea dan cukai. Laporan tersebut menyebut adanya keberatan dari sejumlah pejabat mengenai proses perombakan tersebut.

Namun, laporan mengenai dinamika internal tersebut perlu dibaca sesuai konteks sumbernya.

Tidak semua pihak yang disebut dalam pemberitaan mengakui adanya konflik.

Karena itu, hubungan antara perombakan pejabat dan pencopotan Purbaya sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai satu-satunya penyebab.

Yang sudah dikonfirmasi adalah Purbaya sendiri menyatakan bahwa perombakan tersebut “sebagian” berkaitan dengan pencopotannya.

Ratusan Pejabat Jadi Titik Perhatian

Perombakan yang dilakukan Purbaya beberapa hari sebelum dirinya dicopot mencakup berbagai jenjang jabatan.

Perubahan tersebut menyentuh pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, hingga pejabat pada unit organisasi non-eselon.

Sebagian besar sorotan kemudian mengarah pada lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Belakangan, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto juga disebut meminta agar sebagian perombakan pejabat di lingkungan DJP ditunda karena terdapat nama yang dinilai belum mengikuti prosedur talent management DJP.

Perkembangan tersebut menambah perhatian terhadap keberlanjutan keputusan-keputusan kepegawaian yang dibuat pada akhir masa jabatan Purbaya.

Suahasil Nazara Langsung Hadapi Tantangan Besar

Setelah menggantikan Purbaya, Suahasil Nazara langsung menghadapi sejumlah pekerjaan penting.

Ia harus melanjutkan pembahasan APBN, menjaga penerimaan negara, mengendalikan belanja, serta memastikan kredibilitas fiskal tetap terjaga.

Saat dilantik, Suahasil mengatakan mendapat arahan dari Presiden Prabowo untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Ia juga menegaskan komitmen menjaga defisit APBN sesuai batas 3 persen dari PDB.

Suahasil bukan figur baru di Kementerian Keuangan.

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang dalam kebijakan fiskal.

Pergantian Terjadi Saat Ekonomi Menjadi Sorotan

Pergantian Menteri Keuangan berlangsung ketika pemerintah menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan fiskal.

Pemerintah harus menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan disiplin anggaran.

Pada masa Purbaya, pemerintah menjalankan sejumlah kebijakan untuk meningkatkan likuiditas dan aktivitas ekonomi. Salah satu yang mendapat perhatian besar adalah penempatan dana pemerintah di perbankan.

Di sisi lain, Reuters melaporkan bahwa periode Purbaya juga diwarnai kekhawatiran mengenai defisit fiskal dan kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi.

Situasi tersebut membuat pergantian Menteri Keuangan bukan sekadar perubahan nama dalam kabinet.

Perubahan tersebut berkaitan langsung dengan arah pengelolaan keuangan negara.

Purbaya Mengaku Sudah Menduga

Purbaya juga mengungkap bahwa dirinya sebenarnya sudah memperkirakan kemungkinan akan diganti.

Ia menyebut peluang tersebut sebelumnya berada pada posisi “50:50”.

Namun, ia baru benar-benar mengetahui keputusan tersebut ketika mendapat telepon dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Purbaya kemudian mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

Meski demikian, ia mengatakan tetap menerima keputusan Presiden.

Setelah tidak lagi menjadi Menteri Keuangan, Purbaya menyatakan tidak berencana kembali menjadi menteri dalam waktu dekat.

Apa yang Akan Terjadi pada Kebijakan Purbaya?

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana nasib kebijakan-kebijakan yang sebelumnya dibuat Purbaya.

Apakah akan diteruskan?

Apakah akan dievaluasi?

Atau apakah sebagian keputusan akan dibatalkan?

Jawabannya mulai terlihat dari langkah awal Suahasil.

Salah satu perhatian adalah keputusan mengenai perombakan pejabat Kementerian Keuangan yang dilakukan menjelang pergantian menteri.

Perubahan tersebut berpotensi ditinjau kembali karena Menteri Keuangan baru memiliki kewenangan untuk mengevaluasi struktur dan penempatan pejabat di kementeriannya.

Rapat yang Ditinggalkan Purbaya Kini Dilanjutkan Suahasil

Salah satu simbol pergantian tersebut terlihat pada Rabu, 16 September 2026.

Suahasil menghadiri Sidang Paripurna DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan.

Agenda tersebut merupakan kelanjutan dari rapat yang sebelumnya dihadiri Purbaya pada 14 September, sebelum ia meninggalkan agenda tersebut di tengah proses pergantian jabatan.

Dengan demikian, hanya dalam hitungan hari, forum yang sebelumnya dihadiri Purbaya kini sudah dihadiri Menteri Keuangan baru.

Suahasil Mulai Bekerja di Istana

Pada hari yang sama, Suahasil juga mulai mengikuti agenda pemerintahan sebagai Menteri Keuangan.

Ia menghadiri rapat terbatas di Istana setelah dilantik menggantikan Purbaya.

Pergantian yang berlangsung cepat tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan tidak memberikan waktu panjang bagi transisi.

Tugas kementerian harus tetap berjalan meskipun terjadi perubahan di tingkat pimpinan.

Pertanyaan yang Masih Menunggu Jawaban

Pergantian Purbaya meninggalkan sejumlah pertanyaan.

Mengapa pergantian dilakukan ketika Purbaya masih membahas RAPBN 2027?

Seberapa besar perombakan pejabat Kementerian Keuangan memengaruhi keputusan Presiden?

Apakah kebijakan perombakan pejabat akan dilanjutkan?

Bagaimana nasib pejabat yang sudah mendapatkan surat keputusan?

Dan apakah pergantian Menteri Keuangan akan membawa perubahan lebih besar terhadap arah kebijakan fiskal?

Sebagian pertanyaan tersebut belum mendapatkan jawaban lengkap.

Pemerintah sejauh ini menekankan bahwa pergantian menteri merupakan kewenangan Presiden. Purbaya sendiri juga mengakui bahwa keputusan tersebut berada dalam kewenangan Presiden.

Babak Baru Setelah Purbaya

Purbaya kini menjadi mantan Menteri Keuangan.

Suahasil Nazara telah mengambil alih kursi tersebut.

Namun, perhatian publik belum berhenti pada pergantian nama.

Justru pekerjaan sebenarnya baru dimulai.

Suahasil harus memastikan APBN tetap berjalan, menjaga kredibilitas fiskal, mengelola penerimaan negara, dan melanjutkan berbagai program pemerintah.

Pada saat yang sama, ia harus menghadapi persoalan internal Kementerian Keuangan yang muncul menjelang pergantian tersebut.

Pergantian menteri dapat berlangsung dalam hitungan jam.

Namun, membangun kesinambungan kebijakan membutuhkan waktu lebih panjang.

Penutup

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan pada 14 September 2026 menjadi salah satu pergantian kabinet yang paling banyak diperbincangkan.

Purbaya baru sekitar satu tahun menjabat ketika digantikan Suahasil Nazara.

Yang membuatnya semakin menarik adalah pengakuan Purbaya bahwa perombakan pejabat Kementerian Keuangan menjadi salah satu hal yang berkaitan dengan pencopotannya. Pada saat yang sama, berbagai laporan media mengungkap adanya dinamika internal di lingkungan kementerian, sementara pemerintah menegaskan kewenangan Presiden dalam melakukan pergantian menteri.

Kini perhatian beralih kepada Suahasil.

Publik akan melihat bagaimana ia menjalankan kebijakan fiskal, menyelesaikan pembahasan anggaran, menangani persoalan internal Kementerian Keuangan, serta menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

Sementara itu, pertanyaan mengenai latar belakang lengkap pencopotan Purbaya masih menjadi bagian dari dinamika politik dan pemerintahan yang terus berkembang.